Evaluasi Kinerja Kelompok Tani Sutera Kabupaten Wajo berbasis Metode AHP-OMAX

Authors

  • Andi Sitti Halimah Universitas Muhammadiyah Parepare
    Indonesia
  • Abdul Azis Ambar Universitas Muhammadiyah Parepare
    Indonesia
  • Melisa Putri Universitas Muhammadiyah Parepare
    Indonesia

Keywords:

kinerja kelompok tani, persuteraan, Kabupaten Wajo

Abstract

Evaluasi kinerja kelompok tani merupakan langkah strategis dalam menjamin keberlanjutan agribisnis persuteraan di Kabupaten Wajo. Kelompok tani berperan sebagai kelembagaan utama dalam mengelola produksi, meningkatkan produktivitas, serta menjaga partisipasi anggota dalam usaha persuteraan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja kelompok tani sutera di Kabupaten Wajo dengan menggunakan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Objective Matrix (OMAX), dengan Desa Pasaka sebagai lokasi studi kasus representatif. Metode AHP digunakan untuk menentukan prioritas aspek kinerja berdasarkan penilaian pakar, sedangkan OMAX dimanfaatkan untuk mengukur capaian kinerja aktual kelompok dibandingkan dengan target ideal. Hasil analisis menunjukkan bahwa aspek manajemen usaha, produktivitas, dan partisipasi anggota merupakan faktor utama yang menentukan kinerja kelompok tani sutera. Nilai total OMAX sebesar 7,479 menempatkan kinerja kelompok pada kategori tinggi. Meskipun demikian, aspek inovasi teknologi dan ketahanan kelompok masih menunjukkan capaian yang relatif rendah dan memerlukan penguatan. Temuan ini menegaskan bahwa evaluasi kinerja berbasis metode AHP-OMAX mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi kelompok tani, sekaligus menjadi dasar perumusan strategi pemberdayaan yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi pengembangan persuteraan di Kabupaten Wajo.

References

[1] Qaiyimah, D., Yanti, J., Maru, R., Basram, N. F., Sudirman, Arfandi, & Nurfadilah. (2022). Peluang dan tantangan persuteraan alam di Kabupaten Soppeng. Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis UNM ke-61, 4(1), 196-199.

[2] Isnan, W., Muin, N., & Hayati, N. (2019). Persepsi dan motivasi petani dalam pengembangan usaha sutera alam di Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan. Jurnal Wasian, 6(1), 1-10.

[3] Balai Persuteraan Alam (BPA). (2020). Statistik pengembangan persuteraan alam tahun 2019. Direktorat Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial, Departemen Kehutanan.

[4] Muin, N., & Isnan, W. (2018). Kelembagaan petani sutera di Kabupaten Soppeng. Info Teknis EBONI, 15(1), 41-52.

[5] Rusdi, Maru, R., Nyompa, S., Rasyid, R., Arfandi, & Basram, F. (2021). Persepsi dan respon masyarakat terhadap budidaya ulat sutera di Kabupaten Soppeng. Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian UNM, 4, 330-336.

[6] Effendi, M., Juita, F., & Maulana, M. (2023). Studi kinerja kelompok tani di Desa Senoni Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Prosiding Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang, 5, 209-218.

[7] Iqro, M. (2024). Pengukuran kinerja kelompok tani komoditas padi di Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan menggunakan metode Balanced Scorecard. Agri Wiralodra, 16(2), 67-81. https://doi.org/10.31943/agriwiralodra.v16i2.72

[8] Subandi, Putri, Y. W., & Firmansyah, G. (2022). Program pelatihan manajemen sumber daya manusia dalam usaha agribisnis di Desa Ganjar Asri. Wisanggeni: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 123-133.

[9] Hidayatullah, S., Dahda, S. S., & Ismiyah, E. (2022). Pengukuran kinerja perusahaan menggunakan metode Objective Matrix (OMAX) dan Analytical Hierarchy Process. JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri), 2(2), 270-277. https://doi.org/10.30587/justicb.v2i2.3668

[10] Ismail, N., & Hartati, S. (2019). Metodologi penelitian sosial. Media Sahabat Cendekia

[11] Putra, A. B., & Rahardja, E. (2024). Implementasi business plan pada usaha rice bowl "Risebowl" untuk meningkatkan profitabilitas. Jurnal Dinamika Bisnis dan Kewirausahaan, 1(2), 217-230

[12] Krisna, N., & Arsawati, N. N. J. (2023). Pengaruh strategi pemasaran dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja di Disnaker Provinsi Bali. ARembeN: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 1(1), 1-4.

[13] Safitri, N. S. J. (2021). Solidaritas kelompok tani tembakau dalam meningkatkan modal sosial berkelanjutan. Jurnal Analisa Sosiologi, 10, 95-109. https://doi.org/10.20961/jas.v10i0.47642

[14] Anisa, F. N., Gayatri, S., & Dalmiyatun, T. (2020). Pengaruh kepercayaan anggota terhadap kohesivitas kelompok tani Sumber Rejeki Kelurahan Purwosari Kecamatan Mijen Kota Semarang. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 4(1), 176-191. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v4i1.6236

[15] Fangohoi, L., Makabori, Y. Y., & Ataribaba, Y. (2023). Factors that determine farmer participation rate in the farmer group. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(1), 1-12. https://doi.org/10.25181/jppt.v23i1.2288

[16] Kangki, N. R., Pakasi, C. B. D., & Benu, N. M. (2022). Hubungan kepemimpinan ketua kelompok tani dengan efektivitas kelompok tani di Kecamatan Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara. Agri-Sosioekonomi, 18(2), 391-400. https://doi.org/10.35791/agrsosek.v18i2.55179

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Halimah, A. S., Ambar, A. A., & Putri, M. (2026). Evaluasi Kinerja Kelompok Tani Sutera Kabupaten Wajo berbasis Metode AHP-OMAX. Prosiding University Research Colloquium, 22, 248–254. Retrieved from https://www.repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/3189